May 29, 2017

Lirik Lagu Connie Nurlita - Baru 6 Bulan

Connie Nurlita - Baru 6 Bulan
  • Artis / Penyanyi : Connie Nurlita
  • Judul : Baru 6 Bulan
  • Genre : Dangdut
  • Album : Dangdut Koplo Nusantara (2017)
  • Ciptaan : Wahyu WHL

Connie Nurlita - Baru 6 Bulan

Setelah hampir 19 tahun vakum dan tak mengeluarkan karya terbarunya, kini penyanyi dangdut Connie Nurlita hadir kembali sapa para penggemarnya dan para penikmat musik dangdut tanah air dengan single terbarunya yang berjudul "Baru 6 Bulan".

Single tersebut dirilis dibawah naungan label NAGASWARA dan diciptakan oleh Wahyu WHL. Sedangkan untuk urusan arransemennya digarap dan dikerjakan langsung oleh penyanyi campursari dan juga pencipta lagu, Didi Kempot.

Selian menjadi single barunya di tahun 2017, single Baru 6 Bulan yang bercerita tentang perkenalan yang baru berumur 6 bulan, kemudian ada konflik, dan berakhir dengan bubaran ini juga masuk dalam album kompilasi yang bertajuk Dangdut Koplo Nusantara.

Album kompilasi Dangdut Koplo Nusantara sendiri berisikan sepuluh lagu. Connie menyanyikan 6 buah lagu, antara lain; Cinta Karet, Anak Medan, Stasiun Balapan, Balada Pelaut, Polo Pakita, dan lagu baru berjudul Baru 6 Bulan, dengan nuansa musik koplo. Selebihnya ada 4 buah lagu yang dinyanyikan juga oleh Didi Kempot.

Berikut selengkapnya lirik Baru 6 Bulan yang dinyanyikan oleh Connie Nurlita.

Lirik Lagu Baru 6 Bulan
baru 6 bulan berpacaran
kok kamu sudah minta bubaran
katanya sayang, katanya cinta
tapi kau pergi tanpa kabar berita

baru 6 bulan berpacaran
kok kamu sudah minta bubaran
mungkin kau jenuh atau kau bosan
katakanlah, katakan padaku

januari kau ucapkan janji
februari apel tiap hari
maret cintamu lengket
selalu nempel bagai permen karet

april janjimu mulai mangkir
mei gak pernah datang lagi
juni ku ditinggal pergi
dan kini ku sendiri lagi

baru 6 bulan berpacaran, kok kamu sudah minta bubaran
katanya sayang, katanya cinta, tapi kau pergi tanpa kabar berita
baru 6 bulan berpacaran, kok kamu sudah minta bubaran
mungkin kau jenuh atau kau bosan, katakanlah, katakan padaku

januari kau ucapkan janji, februari apel tiap hari
maret cintamu lengket, selalu nempel bagai permen karet
april janjimu mulai mangkir, mei gak pernah datang lagi
juni ku ditinggal pergi, dan kini ku sendiri lagi

januari kau ucapkan janji, februari apel tiap hari
maret cintamu lengket, selalu nempel bagai permen karet
april janjimu mulai mangkir, mei gak pernah datang lagi
juni ku ditinggal pergi, dan kini ku sendiri lagi